Marc Vivien - Foe

Marc Vivien Foe \(1 Mei 1975 - 26 Juni 2003) adalah seorang pemain sepak bola Kamerun internasional, yang bermain di lini tengah untuk klub dan Negaranya. Dengan keberhasilan di Liga Prancis, dan menjalankan tugas di Liga Premier Inggris, kematiannya yang mendadak, di tengah pertandingan Piala Konfederasi FIFA 2003. kabar ini sempat menguncang seluruh dunia, karena kematiannya yang tidak diketahui disebabkan oleh apa.

Biografi serta Karir.
 
Foe lahir pada tanggal 1 Mei 1975 di Yaoundé. Foe memulai karirnya sebagai junior dengan Divisi II Uni Garoua, sebelum pindah ke Canon Yaoundé, salah satu klub terbesar di Kamerun, di mana ia memenangkan Piala Kamerun pada tahun 1993. Debut Internasional pertamanya adalah ketika ia melawan Mexico pada September 1993 dan tahun berikutnya ia termasuk dalam skuad Kamerun untuk Piala Dunia 1994. Setelah menolak tawaran untuk bergabung dengan Auxerre sebagai trainee, ia menandatangani untuk klub lain Perancis, RC Lens dari Ligue 1. Foe membuat debut Lens nya pada 13 Agustus 1994 di kemenangan 2-1 melawan Montpellier.

Selama lima musim di Lens ia memenangkan gelar liga Perancis pada tahun 1998. Pada musim dekat ia ditargetkan oleh Manchester United, yang memiliki tawaran 3 juta poundsterling menolak negosiasi untuk lebih lanjut.
Pada tahun 1998 Foe menderita cidera saat pra-Piala Dunia dan tidak bisa membela Kamerun.
Tak lama setelah sembuh dari cedera Foe pindah ke klub Liga Utama Inggris West Ham United, yang membayar rekor klub £ 4.200.000 pada bulan Januari 1999, Ia bermain 38 pertandingan liga untuk West Ham, mencetak satu gol.

Dia pindah kembali ke Prancis untuk bermain untuk Olympique Lyonnais pada tahun 2000. Pada tahun yang sama, ia melewatkan bagian penting dari musim setelah menderita serangan malaria, setelah pulih dia pergi untuk memenangkan Piala Liga Prancis pada tahun 2001 dan gelar liga Perancis pada tahun 2002. Dia adalah bagian dari skuad Kamerun di Piala Dunia 2002. Seperti pada tahun 1994, ia bermain dalam semua pertandingan Kamerun,adanya peningkatan permainan dibandingkan dengan tahun 1994, sekali lagi mereka tersingkir di babak penyisihan grup, setelah mengalahkan Arab Saudi, seri dengan Irlandia dan kalah dari Jerman. 

Foe kembali ke Liga Utama Inggris ketika ia dipinjamkan ke Manchester City untuk musim 2002-03, Manchester City membayar biaya £ 550.000 untuk pinjaman. Dia membuat debutnya pada pembukaan musim yang menelan kekalahan 3-0 melawan Leeds United. Foe adalah orang yang dipinjam pertama yang masuk dalam skuat Kevin Keegan, mulai 38 dari 41 klub pertandingan di semua kompetisi. Gol pertamanya untuk klub tandang melawan Sunderland di Stadium of Light pada tanggal 9 Desember 2002, dan bulan berikutnya ia mencetak lima gol. Secara total ia mencetak sembilan gol untuk klub, yang paling penting tentu ketika ia mencetak gol kedunya ketika melawan Sunderland 3-0 pada tanggal 21 April 2003 di Maine Road.

Kematian Foe.
Pada bulan Juni 2003, Foe adalah bagian dari skuad Kamerun untuk Piala Konfederasi FIFA, turnamen dimainkan antara juara kontinental. Ia bermain dalam kemenangan melawan Brasil dan Turki, dan beristirahat untuk pertandingan melawan Amerika Serikat.
Pada tanggal 26 Juni 2003, Kamerun menghadapi Kolombia di semi-final, yang diselenggarakan di Stade de Gerland di Lyon, Perancis.
Pada menit ke-72 pertandingan Foe terjatuh di kotak Pinalty dan tidak ada satu orangpun yang berada didekatnya, banyak upaya untuk menyadarkan dia di lapangan, kemudian tidak berapa lama ia ditandu keluar lapangan, dia menerima oksigen dari mulut ke mulut, paramedis menghabiskan waktu 45 menit untuk mencoba memompa jantungnya, ketika tiba di pusat medis stadion ia masih mampu bernafas dan tak lama setelah itu tidak mampu bertahan lagi, tim medis tak mampu menyelamatkan hidupnya.
Sebuah otopsi pertama tidak diketahui penyebab pasti kematian, tetapi otopsi kedua kemudian mengungkapkan hypertrophic cardiomyopathy, dan menyimpulkan bahwa kematian Foe adalah serangan jantung.
Kematian Foe yang sangat cepat menyebabkan shock seluruh dunia.Foe adalah sosok rpibadi yang humoris. Thierry Henry dan pemain lain menunjuk ke langit dalam penghormatan kepada Foe setelah Henry membuka skor melawan Turki di Konfederasi Prancis semifinal Piala malam itu.
banyak cara untuk mengenang Foe, Piala Konfederasi dan Stade Gerland bisa saja berganti nama setelah dia tiada, dan mantan manajer Manchester City Kevin Keegan mengumumkan bahwa Klub tidak akan lagi menggunakan nomor 23 untuk mengenang apa yang pernah Foe berikan untuk klub.
Di halaman utama staion City, City of Manchester ada sebuah peringatan kecil untuk mengenang Foe di taman Memori Stadion dari para supporter,  di dinding terowongan terdapat banyak plak (tanda) dan dijuluki "Walk of Pride" dengan tulisan untuk "Marc Vivien Foe - 1975 - 2003".
di klub pertamanya (Racing Club de Lens) memberikan namanya kepada sebuah jalan dekat Félix Bollaert Stadium.
Olympique Lyonnais juga memutuskan untuk menarik nomor 17 yang dikenakan oleh Foe. Namun sejak transfer dari Kamerun Jean Makoun II ke Lyon, nomor 17 kemeja kembali digunakan oleh Makoun.