Juara Bertahan yang Terdegradasi

Di musim 1937-1938 Manchester City terdegradasi ke divisi II, kendati mencetak gol lebih banyak dari tim manapun di liga. Peristiwa ini dikaitkan dengan typical City syndrome. City menjadi satu-satunya juara bertahan yang terdegradasi dalam sejarah sepak bola Inggris.
Setelah satu musim di Divisi II, akhirnya liga dihentikan karena terjadinya Perang Dunia II. Selama periode enam tahun, Liga Perang diperkenalkan, namun hal ini hanya bertujuan sebagai olahraga hiburan yang ditujukan untuk memberikan semangat kepada seluruh rakyat di kota-kota di seluruh Inggris. Beberapa pemain memilih untuk bermain untuk City selama perang dan beberapa bermain sebagai tamu untuk tim lain seperti Frank Swift. Sedangkan Jackie Bray bergabung dengan Angkatan Udara Inggris, Royal Air Force pada tahun 1940 untuk ikut membantu perang dan dianugerahi Medali Kerajaan Inggris karena jasa-jasanya selama perang.
20 tahun kemudian, Manchester City yang terinspirasi kan taktik bernama Revie Plan berhasil masuk final Piala FA 1955. Mereka kalah di final melawan Newcastle United, tapi tahun berikutnya mereka menjuarai Piala FA dengan mengalahkan Birmingham di final 3-1. Partai final tahun 1956 ini termasuk partai final Piala FA yang dikenang orang banyak karena di pertandingan itu kiper City, Bert Trautmann, terus bermain walaupun mengalami patah tulang leher.
Setelah itu City tenggelam dan baru muncul ke permukaan saat Joe Mercer dan Malcolm Allison ditunjuk untuk menjadi duo manajer klub pada tahun 1965.

11 Fakta Menarik Manchester City

1. Pemain tertua di tim ini adalah John Burridge, sang kiper. Dia berusia 43 tahun saat ia masuk sebagai kiper pengganti ketika Manchester City bermain melawan Newscastle United pada 29 April 1995.

2. Pada tahun 1906, hanya beberapa tahun dari kemenangannya pada Piala FA, sebgaian besar pemainnya diskors karena kasus penyimpangan keuangan yang terjadi. Namun, tidak banyak yang diketahui dari kasus ini. Tapi yang pasti 17 pemain diskors dan itu sangat mengganggu kemampuan tim untuk berkompetisi.

3. Pada tahun 1937-1938, Manchester City merupakan satu-satunya klub yang berhasil memegang selisih gol hanya 80-77.

4. Putaran tersukses bagi Manchester City ialah tahun 1969-1970, ketika mereka memenangkan Piala FA (1969), European Cup Winners’ Cup (1970), dan Piala Liga (1970).

5. Manchester City hanya memiliki dua kali rekor transfer di Inggris, yaitu: Steve Daley dari Wolverhampton Wonderes (1979) dengan uang sebesar 1.180.000 poundsterling dan yang kedua adalah Robinho dari Real Madrid (2008) dengan uang sebesar 32.500.000 poundsterling.

6. Pemain termuda yang pernah bermain di Manchester City adalah Glyn Pardoe yang berusia 15 tahun pada tahun 1962 ketika melawan Brimingham City.

7. Manchester City memenangkan Piala FA pertama kalinya pada tahun 1904.

8. Manchester City pernah hanya sekali memenangkan The Old European-Cup Winners’ Cup di tahun 1970 ketika Joe Mercer menjadi Manager tim.

9. Manchester City mencetak skor lebih dari 100 gol pada tahun 1957-1958, hanya 100 gol yang diakui pada musim yang sama.

10. Pada 7 tahun pertama dalam sejarah mereka, mereka dikenal dengan nama Ardwick FC.

11. Eric Brook menjadi pencetak angka terbaik di Manchester City dengan jumlah gol 178 dari 494 pertandingannya.